MAJALAH Fotografi pilihan

18 12 2008

Majalah dengan tema fotografi amat jarang di Indonesia . Dulu sih ada Snap dan .. hmm ada bbrp lain yg tidak tau namanya karena hanya sempat mengenal Snap . Pilihannya ya terpaksa beberapa majalah luar negeri . Gramedia biasanya suka jualan . Kali lima di pinggiran Cikapundung , Bandung juga menyediakan .

Menurut saya , so far , majalah-majalah ini membantu saya dalam proses pembelajaran . Sebagai penyeimbang , tidak hanya praktek jepret melulu tapi juga mengenal info teknis di belakang itu semua . Tidak teknis saja ding … pengetahuan ttg komposisi , lighting , dsb yang untuk membuat foto lebih menarik juga sering diulas . Plus , info harga-harga terbaru di halaman belakang ) . Yang lebih seru adanya galeri foto dari para profesional bahkan amatir yang menginspirasi kita . Yoi .. penting banget tuh belajar melihat galeri orang lain , harus sering-sering dibiasakan .

Ok ga panjang dan ga lebar .. berikut pilihan saya:

  • opOutdoor PhotographerMajalah khusus buat fotografer yang fokus ke nature , satwa dan landscape . TOP BGT . Tidak terlalu teknis , lebih banyak mengulas tentang keindahan alam lewat sebuah foto . Galeri fotonya benar-benar yahud cuman kebanyakan diambil di US sono . Jadi ya cuma bisa ngeces kalau mau bikin foto seperti itu ) . Tip trik dan tutorialnya ok banget .. tidak terlalu basic tapi mengena
  • ngNational Geographic
    Ini mah bukan majalah yang mengkhususkan untuk fotografi tapi banyak galeri foto yang bercerita di situ . Itu salah satu keunggulan National Geographic . Selain artikel yang menggugah juga didukung oleh foto yang menarik , bercerita , sinergi dengan artikelnya . Saya jadi belajar bagaimana pentingnya membuat sebuah foto yang bercerita plus mgkn dengan sedikit tulisan sebagai deskripsi sebagaimana yang dilakukan majalah NG tersebut .
  • Digital Photographer UK
    Majalah lebih membahas fotografi secara general . Teknis , review lensa , produk baru , tip dan trik , hal-hal standard deh . Tapi saya suka karena artikelnya yang lumayan menginspirasi , galerinya menarik dan uptodate.
  • photlifePhotoLife
    Wah ini baru beli kemarin . Setelah dibaca, ternyata isinya OK . Meski halamannya cukup tipis , tapi isinya berat . Membahas aspek-aspek fotografi tapi tidak terlalu basic juga . Galerinya OK banget .. lumayan memberikan inspirasi . Sepertinya juga didukung oleh fotografer kawakan seperti Andre Gallant (?) dan Freeman Patterson . Rasanya jadi seperti belajar foto dengan mereka langsung .

So .. anda prefer majalah lain mgkn ?

by: tukangmoto





LOMO..si kamera unik

18 12 2008

Kamera unik ini bernama Lomo singkatan dari Leningsradskoye Optiko Mechaninicheskoye Obyedinenie berasal dari sebuah pabrik serat optik di Rusia, Lomo, yang pada waktu perang dunia II digunakan oleh para tentara Rusia untuk memata-matai musuh. Kamera ini memiliki hasil jepretan yang khas dan unik. Kenapa? Karena kamera ini memiliki lensa yang pada bagian tepi frame-nya terdapat distorsi (exposure) dan bagian tengah yang jernih. Inilah yang membuat kamera ini menjadi kamera yang unik. Uniknya lagi, kamera ini mempunyai lebih dari satu lensa, jadi bisa menghasilkan gambar yang unik juga.

Lomography menghadirkan gaya fotografi yang kasual dan lebih dekat dengan gaya snapshot, gangguan foto seperti over-saturated colors, lens artifacts, dan cacat gara-gara exposure malah menghasilkan efek yang abstrak. Kamera ini bagus banget untuk dipakai sehari-hari karena ukurannya kecil, dan kemampuannya untuk mengambil gambar di daerah yang cahayanya rendah (mendorong maraknya candid photography).

Kalau Eastman Kodak punya konsep “Kodak moment”, maka Lomography punya konsep “don’t think, just shoot” yang mengandalkan pada spontanity, close-up dan tidak terlalu memikirkan tehnik foto formal. Lomographer adalah komunitas para fotografer Lomography, mereka adalah komunitas penggemar kamera kompak Lomo dan kamera plastik mainan lainnya. Lomo diambil dari nama perusahaan persenjataan dan optik Rusia yang menghasilkan kamera kompak tersebut.

Kamera kompak pertama buatan pabrik ini diberi nama Lomo Kompakt Automat atau lebih dikenal LC-A ( Lomo Compact Automatict). Lomographer memilih kamera ini karena kemudahan dan tak perlu memikirkan hal-hal sangat teknik, yang dipentingkan adalah moment, warna, bentuk, dan gambar itu sendiri.
Perkembangannya tidak hanya satu jenis kamera, ada bermacam kamera yang selalu lomographer gunakan, seperti Holga kit, Colorsplash camera, Horizon 202, Pop 9, Action sampler, Cybersampler, Super Sampler, 3D Camera set, Smena 8 dan Seagull TLR. Seribu kata tak cukup untuk merasakan dan memahami komunitas ini, jika tidak ikut mencoba. So, chose your gear, don’t think just shoot.. Jangan takut jika karya yang dihasilkan jelek, karena tiap gambar yang dihasilkan adalah sebuah keindahan, jika tidak untuk teman sekamar anda maka komunitas ini pasti mendukung karya kamu, jadi gabung aja sama para lomographer dunia untuk membuat dunia lebih berwarna.
Ada komunitas buat para pengguna kamera Lomo lho. Komunitas kamera Lomo di Indonesia bernama Lomonesia. mereka tergabung dalam milis lomonesia@yahoogroups.com and kalo mau tau lebih banyak soal lomo cukup clik disini

beberapa hasil jepretan dari kamera lomo

4 frames by lomo

hasil lom LCA





Tips Merawat Kamera Digital

18 12 2008

canon

Berikut ini Tips Merawat Kamera Digital :

  • Sebaiknya keluarkan baterei bila kamera digital tidak akan digunakan, dan jauhkan baterei dari api.
  • Jangan pernah mengeluarkan baterei atau kartu memori saat kamera masih hidup, sebab hal itu akan merusak gambar atau merusak kartu memori itu sendiri.
  • Masukkan kartu memori secara benar, sebab bila salah, maka kamera akan hang.
  • Sangat penting untuk menginstal kamera digital anda pada komputer lebih dulu, juga memformat kartu memori internal dan eksternal pada saat menggunakannya pertama kali.
  • Sebaiknya memakaikan sarung dan tali penggantung pada kamera digital, bila Anda membawanya kemana-mana.

Dari: Darwis Triadi





SHOT! Terbaru Telah Terbit

18 12 2008

scan100081

SHOT! majalah Komunitas APS edisi ketiga telah terbit!!!

kali ini mengangkat tema mengenai kegiatan APS yang telah    terlaksana sebagai bagian dari program kerja selama satu tahun. Edisi kali ini SHOT! secara spesial menyajikan artikel mengenai Ray Bachtiar, seorang fotografer profesional yang sempat mampir ke APS dan berbagi pengalaman di APS.

Selain itu, SHOT! juga memberikan review mengenai kamera terbaru NIKON D700 yang super keren dan canggih. Dalam SHOT! edisi ini memaparkan tentang Glamour Photography. dam trik-trik editing “make up tiruan”

Bagi kalian APS’er silahkan datang ke Sekertariat APS dan Serbu majalah SHOT! terbaru ini!!!





Diklat UKM Fotografi 2008

18 12 2008

Diklat APS 2008

Diklat APS 2008

Jumat, 12 Desember 2008 kemarin UKM fotografi Universitas Airlangga mengadakan diklat bagi para anggota barunya. Diklat ini diadakan selama tiga hari dua malam, yaitu mulai tanggal 12-14 Desember. Kegiatan yang diikuti oleh 35 orang anggota baru ini dilangsungkan di sebuah villa yang bertempat di Prigen, Pasuruan. Pengadaan diklat ini merupakan kegiatan rutin UKM fotografi setiap tahunnya yang merupakan suatu bentuk penerimaan anggota baru UKM fotografi secara resmi.

Kegiatan yang dilakukan selama diklat ini bermacam-macam, diantaranya yaitu materi, foto, dan JJM yaitu semcam jerit malam. Untuk sesi foto, ada acara hunting foto bagi peserta diklat yang dinamakan rally foto, yang dilakukan pada Sabtu pukul 06.00 pagi. Dalam rally foto ini, peserta harus mengambil foto sesuai dengan view yang telah ditetapkan, yaitu sawah dan perkampungan. Walaupun view sudah ditentukan oleh panitia, namun peserta diberi kebebasan untuk mengambil angle sesuai dengan keinginan masing-masing.Kegiatan lain selain pengambilan foto adalah pemberian materi oleh panitia. “Materi yang disampaikan bermacam-macam, diantaranya adalah materi tentang jenis-jenis foto dengan pembicara ketua APS, yaitu Agus Fariansyah, materi organisasi, materi tentang pameran, serta materi tentang outdoor fotografi”, jelas Ratri Paramita, ketua diklat ini.

Saat ditanya tentang hambatan apa saja yang dialami selama pelaksanaan diklat, mahasiswa jurusan Psikologi 2006 ini menjawab bahwa hambatan utamanya adalah soal cuaca yang tidak menentu. Dimulai saat keberangkatan, hujan yang turun membuat keberangkatan ke Prigen harus molor selama setengah jam untuk menunggu hujan reda. Kedatangan mereka di sana pun ternyata disambut dengan hujan. Tidak hanya sampai di situ, pada Sabtu malam, panitia bahkan hampir membatalkan acara inisiasi anggota baru atau mencari alternatif tempat lain diakibatkan hujan turun. Untungnya, beberapa saat kemudian hujan sudah reda sehingga acara inisiasi bisa dilakukan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Walaupun ada beberapa hambatan, namun secara keseluruhan, pelaksanaan diklat UKM forografi 2008 ini berlangsung dengan lancar.





Ngobrol bareng Ketum

16 12 2008

dsc02206

Kamis, 11 Desember 2008 kemarin saya sempat ngobrol-ngobrol sebentar dengan Ketua UKM fotografi kita tercinta. Obrolan kami mulai dari seputar jabatannya sebagai ketua, kegiatan UKM dll. Atas rahmat Tuhan (dan atas restu dari bapak ketua) saya memposting isi obrolan saya di blog ini, karena menurut saya, sekali lagi saya tekankan, menurut saya, apa yang kami obrolkan adalah oke juga kalau di post di blog, patut diketahui teman-teman sekalian yang terhormat agar lebih mengenal UKM sekaligus sosok ketua fotografi kita.

Mas Agus Fariansyah, (panggilnya mas Agus aja) mulai menjabat sebagai ketua umum sejak bulan Maret 2008 kemarin dan berakhir tanggal 22 Desember 2008 nanti. Agak aneh memang, karena belum 1 tahun masa jabatannya sudah berakhir. Biasanya kan bila menjabat tahun 2008 maka akan berakhir di tahun 2009. Kata mas Agus, hal ini merupakan sistem baru. Unair yang berubah menjadi Unair BHMN mempunyai sistem baru yang menyatakan bahwa kepengurusan UKM harus berakhir pada tahun yang sama saat dibentuk agar mekanismenya menjadi lebih mudah. Hal ini untuk memudahkan dalam pengaturan anggaran karena harus disesuaikan dengan anggaran Unair.

UKM fotografi yang beranggotakan 100-200 orang ini memiliki rencana kerja tiap bulan, dimana kegiatannya adalah penyampaian materi, baik memperdalam kemampuan fotografi secara teknis, kemampuan organisasi, maupun perencanaan penyelenggaraan pameran.

Salah satu kegiatan terbaru yang diagendakan UKM dalam bulan ini adalah diklat bagi anggota UKM forografi yang baru. Diklat ini tujuannya adalah untuk menjaring mahasiwa Unair untuk menjadi anggota sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. Menurut mas yang kuliah di jurusan IIP Fisip ini, peserta diklat sebelumnya harus melalui tahap pra diklat dulu. Baru setelah dinyatakan lulus, mereka bisa mengikuti diklat ini.

Diklat ini akan diadakan pada hari Jumat-Minggu (12-14 Desember 2008) di Prigen, Pasuruan. Kegiatan yang dilakukan saat diklat ini adalah foto, foto dan foto. Tapi tidak melulu foto sih, ada juga pemberian materi dan diskusi. Kata mas Agus, peserta diklat kali ini mencapai 40 orang. Banyak juga ya peminat UKM kita ini?

Ditanya tentang buletin UKM fotografi yang rasanya kok ga keluar-keluar, mas ini senyum. Emang sih, katanya tahun ini UKM hanya mengeluarkan buletin setahun sekali saja, padahal tahun kemarin setahun dua kali. Katanya sih sekarang sedang dalam proses cetak, sebentar lagi juga keluar. Sabar ya bu?

Mungkin banyak dari kita yang mengira medianya UKM fotografi cuma buletin, padahal ada mading juga lho. Memang sih ditempelnya Cuma di sekitar sekretariat saja. Terus ada juga nih..medianya forografi yang baru dibuat, yaitu website, milis dan friendster. Gak asing lagi donk dengan media dia atas? Kalo website nih ada di www.aps-unair.co.cc, kalau milis dan friendster alamatnya di airlanggafotografi@yahoo.com. Silahkan berkunjung……

Berhubung sebentar lagi mau turun dari jabatannya sebagai ketua, saya tanya ke mas Agus bagaimana suka dukanya selama menjadi anggota dan ketua UKM fotografi ini. Dengan narsisnya mas ini langsung jawab, “Kalau jadi ketua kan dikenal sama banyak orang, kalau ada apa-apa mesti saya duluan yang dikenal.” Bangga banget mas yang satu ini, padahal kalau ada salah juga pasti dia duluan yang kena. Sedangkan duka dan hambatannya, mas Agus bilang kesulitan yang dia alami selama ini adalah tentang mengatur waktu. “Lumayan susah juga jadi ketua sekaligus mahasiswa, harus balance antara organisasi dan akademis”, jelasnya. Hambatan yang lain? UKM ini adalah UKM fotografi, namun ternyata…..sama sekali tidak punya fasilitas kamera. Adanya cuma lighting dan alat-alat pendukung yang lain. Kamera sebagai alat utamanya malah gak ada. Jadi kalau mau ngapa-ngapain anggotanya ya musti pinjem atau beli dengan dana sendiri. Bahkan peserta diklat pun musti bawa kamera sendiri. Tapi kata mas Agus, saat ini dia sedang berusaha menggolkan agar UKM fotografi ini punya alat-alat foto sendiri. Semoga saja dikabulkan. Amiiiiiiiiinnnnn…………….

Oh iya, bagi yang pengen tau diklat anggota baru fotografi seperti apa, tunggu tulisan saya selanjutnya tetep di blog ini ya…. Kenapa? Karena kegiatan itu gak masuk di buletin. Buletinnya kan udah mau cetak. Jadiiii…..tunggu kabar darikuw saja.

See you next…





Materi 2009

16 12 2008

Teman-teman, ini dia materi UKM fotografi kita selama tahun 2009
17 Januari : Pameran Foto
4 Februari : Fotografisme
28 Februari : KLJ, fotogram, cyanotype & fotogram cyanotype

Aplikasi:

1 Maret : Fotogram
2 Maret : KLJ
8 Maret : Cyanotype
9 Maret : Fotogram cyanotype
6 Maret : Teamwork
20 Maret : Landscape + makro
3 April     : Lighting
17 April   : Model
1 Mei       : Jurnalistik + KEJ
15 Mei     : Still life
12 Juni     : Foto iklan